Brazil 1-2 Belgia, Kesuksesan Belgia mengulang Momen 1963 [Video Highlight]

Sat, 2018-Jul-07 00:33

Belgia mampu mengatasi permainan dari Brasil dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2018, di Nizhny Novgorod Stadium, Jumat (6/7) WIB. The Reds Devil –julukan Belgia- mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1 dan memastikan diri untuk melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2018. 

Dipertandingan Belgia bermain sangat baik dan efisien dari pada Brasil, dengan hanya mencatatkan tiga tembakan yang mengarah ke gawang dan 2 diantara menjadi gol, meski gol pertama Belgia didapatkan dari gol bunuh diri gelandan milik Manchester City, Fernandinho.

Sedangkan Brasil yang melepaskan sembilan tendangan ke gawang dari dua puluh tujuh kali percobaan hanya satu tembakan yang berhasil membuahkan gol. Mereka pun harus mengakui keunggulan dari Belgia dan harus ‘angkat koper’ sebelum Piala Dunia 2018 berakhir.

Kemenangan Belgia atas Brasil merupakan kemenangan kedua mereka sepanjang sejarah menghadapi Brasil, kemenangan pertama kali Belgia terjadi tahun 1963 pada pertandingan persahabatan di Brussels. Kala itu Belgia mampu mengalahkan Brasil dengan skor telak 5-1 pada pertandingan yang digelar 24 April 1963 itu.

Berkat kemenangan ini juga membuat Belgia mampu melaju kebabak semifinal mengulangi sukses menembus pada Piala Dunia 1986, dan semakin membuka peluang untuk menjadi ‘jawara’ pada Piala Dunia 2018.

Jalannya laga

Pertandingan ini sangat sengit dengan kedua kesebelasan yang sering melakukan jual beli serangan. Brasil membuka peluang pada menit ke-8 melalui bola hasil sepak pojok Neymar, namun bola gagal diteruskan menjadi gol oleh Thiago Silva karena membentur tiang gawang.

Perlahan Belgia mulai mengembangkan permainan yang dimotori oleh pemain andalannya, Kevin de Bruyne. Sesekali direspons oleh Brasil dengan melakukan serangan balik melalui bintang mereka, Neymar, tapi usaha tersebut sering kali menemui kebuntuan.

Pada menit ke-13 mampu membuka skor. Bermula dari tendangan sudut, Belgia membuka keunggulan setelah Fernandinho gagal mengantisipasi bola hasil sundulan Vincent Kompany yang membuat bola tersebut berbelok mengecoh kiper Alisson.

Menit ke-31 Belgia mampu menggandakan skor melalui serangan yang dibangun oleh Fellaini dan Lukaku. Bola hasil sundulan Fellaini tertuju pada pada Lukaku, kemudian striker Mencherter United itu melakukan solo run sebelum memberikan umpan kepada Kevin de Bruyne yang lebih memiliki ruang tembak tepat diluar kotak pinalti dan sang pemain melepaskan tembakan keras mendatar untuk menaklukan Alisson. Skor menjadi 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua Brasil berusaha menyamakan kedudukan. Tite langsung merubah strategi dengan melakukan pergantian pemain untuk menambah ‘daya gedor’ mereka. Roberto Firmino, yang mampu mencetak gol saat mengalahkan Meksiko, masuk menggantikan Willian.

Babak kedua berlangsung, Brasil terus menerus menekan pertahanan Belgia. Beberapa kali mereka mengancam Belgia untuk memperkecil ketertinggalan namun belum bisa membuahkan hasil karena pertahanan yang dikomandoi Vincent Kompany itu masih terlalu kuat.

Hingga pada menit ke-76, Brasil mampu memperkecil ketertinggalan melalui sundulan pemain pengganti, Renato Augusto, yang memanfaatkan umpan dari Philppe Coutinho. Skor berubah menjadi 2-1. Kesuksesan Belgia mengulang Momen 1963 setelah Menang 2-1 atas Brasil.

Brasil terus menekan dan berusaha menyamakan keadaan. Namun usaha yang dilakukan Brasil kembali sering mengalami kebuntuan akibat rapatnya pertahan dari Belgia dan memaksa skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Comment

login for comment

comented-news