Si Raja Assist Asia Itu Bernama Riko Simanjuntak

Thu, 2018-May-31 08:02

 

Riko Simanjuntak melesat cepat mengubah nasibnya. Bersama Persija Jakarta dia tidak lagi dipandang sebelah mata. Dia tidak layak untuk diragukan. Dia sudah sepantasnya menjadi yang diharapkan dan diandalkan.
Sejak bergabung dengan 'Macan Kamayoran', Riko selalu menjadi pilihan utama pelatih Stefano Cugurra untuk menempati sisi kanan. Pelatih asal Brasil itu percaya bahwa Riko dapat membuat serangan Persija di sisi sayap semakin tajam.
Riko sendiri sejatinya melewati dua turnamen pramusim--Suramadu Super Cup 2018 dan Boost Sportsfix Super Cup--dengan tidak maksimal. Dalam dua ajang itu, Riko cuma mengemas satu gol dan gagal menunjukkan kebolehannya dalam menggiring si kulit bundar. 
Kendati begitu, Teco--demikian Stefano disapa--bergeming dan terus memberikan kesempatan kepada pemain asal Sumatra Utara itu. Perlahan dan pasti, Riko mulai menemukan bentuk permainannya. Dia sudah mengerti apa yang diinginkan Teco dan mengejawantahkan instruksinya dengan sempurna di atas lapangan pada gelaran Piala Presiden 2018. 
Pada gelaran itu, Riko dapat mebelalakkan mata pecinta sepak bola nasional lewat aksi individu yang ciamik. Riko juga berkontribusi besar menambah trofi dalam kabinet Persija. Sejak itu, tidak ada pemain yang bisa menggeser posisi Riko di sisi kanan Persija dalam semua ajang, termasuk AFC Cup. 
Nama Riko mulai berdentum keras ketika meloloskan Persija dari babak penyisihan grup AFC Cup. Predikat juara Grup H yang melekat pada Persija saat itu tidak lepas dari aksi-aksi ciamik Riko. 
Sayang, perjalanan panjang Persija di kompetisi level Asia harus terhenti di babak semifinal zona Asia Tenggara seusai kalah 3-6 secara agregat dari wakil Singapura, Home United. Meski demikian, Riko telah meninggalkan jejak yang baik pada turnamen tersebut.
Ya, sampai saat ini, meski Persija sudah tersingkir, Riko masih tercatat menjadi pimpinan pemberi assist terbanyak. Total 7 assist dicatatkan pemain berusia 26 tahun ini. Tidak berlebihan apabila status sebagai 'Raja Assist Asia' disematkan kepada Riko--untuk sementara. 
Assist pertama dicatatkan Riko ketika menjamu Tampines Rovers pada partai kedua Grup H di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tusukan Riko dari sisi kanan diakhiri dengan umpan tarik kepada Marko Simic.
Riko mencatatkan assist kedua kala melawan Johor Darul Takzim di stadion yang sama dengan proses yang serupa. Puncaknya, terjadi pada matchday keenam saat bertamu ke markas Tampines Rovers. Pada laga itu, Riko mencetak tiga assist sekaligus. 

Riko tidak cuma piawai menyodorkan umpan dalam situasi open play, tapi juga cakap mengirim operan via bola mati. Dua assist yang dicatatkannya pada leg pertama babak semifinal zona Asia Tenggara dari sepakan pojok menjadi bukti sahih. 
Penampilan gemilang Riko akhrinya membuahkan hasil yang konkret. Hal itu menyusul terpilihnya Riko sebagai pemain 'APPI Player of the Month' edisi April. Eks pemain Semen Padang itu terpilih karena penampilan apiknya selama April.
Dilansir dari data statistik Labbola, Riko mencatatkan tiga assist di kompetisi domestik, 17 peluang, 13 umpan silang, dan 14 dribble sukses. Catatan tersebut sudah cukup bagi Riko untuk menyingkirkan nama-nama macam Ezechiel N'Douassel (Persib Bandung), Douglas Packer (Barito Putera), Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura), dan Fernando Ortega (Mitra Kukar). 
Rekam jejak tersebut tampaknya tak kuasa ditolak oleh pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Luis Milla Aspas. Ia pun kepincut dan memanggil Riko ke dalam skuat 'Garuda Muda' guna menghadapi dua uji tanding melawan Thailand pada 31 Mei dan 3 Juni mendatang.
Menarik ditunggu kiprah Riko bersama Timnas U-23. Dengan atribut yang dimiliki, Riko bisa saja menjadi pemain kunci di sisi kanan dan penyuplai bola bagi Alberto Goncalves -pemain Sriwijaya FC yang akan jadi andalan Milla di lini depan. 
Well, akankah Riko mencatatkan assist perdananya untuk Timnas U-23? Mungkin saja.

Comment

login for comment

comented-news